in

Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta: Car Free Night, Rekayasa Lalu Lintas, dan Transportasi Publik

Share

Trenwanita.com, News – Malam pergantian tahun selalu menjadi momen yang dinanti warga Jakarta.

Advertisements

Menyambut Tahun Baru 2026, Dinas Perhubungan DKI Jakarta kembali memberlakukan kebijakan Car Free Night (CFN) di kawasan utama Ibu Kota.

Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta: Car Free Night, Rekayasa Lalu Lintas, dan Transportasi Publik
Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta, photo: Pixabay

Kebijakan ini akan berlangsung pada Rabu malam, 31 Desember 2025, dengan cakupan wilayah sepanjang Jalan Sudirman–MH Thamrin hingga Merdeka Barat.

Kawasan protokol tersebut akan steril dari kendaraan bermotor demi mendukung rangkaian perayaan, hiburan publik, serta aktivitas masyarakat yang ingin merayakan malam tahun baru secara langsung di pusat kota.

Jam Penutupan Jalan dan Alasan Penerapan CFN

Pembatasan lalu lintas akan mulai diterapkan sejak pukul 18.00 WIB hingga 01.00 WIB.

Meski demikian, waktu pelaksanaan bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar penutupan jalan biasa.

Ia menyampaikan bahwa,

“penutupan jalan ini dilakukan sebagai bagian dari agenda perayaan malam Tahun Baru yang dipadukan dengan rangkaian kegiatan hiburan dan acara publik di kawasan Sudirman-Thamrin.”

Transportasi Umum Diperpanjang hingga Dini Hari

Agar mobilitas warga tetap lancar, Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mengandalkan transportasi umum selama CFN berlangsung.

Sejumlah moda transportasi massal akan beroperasi lebih lama, yakni hingga pukul 01.00 WIB.

Layanan Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta disiapkan untuk mendukung antusiasme warga.

Transjakarta melakukan penyesuaian pada 31 rute terdampak, sekaligus menambah armada guna mengantisipasi lonjakan penumpang.

Sementara itu, MRT dan LRT akan meningkatkan frekuensi perjalanan pada jam-jam menjelang pergantian tahun.

Daftar Kantong Parkir Strategis di Pusat Kota

Bagi masyarakat yang tetap membawa kendaraan pribadi, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah kantong parkir sementara di titik-titik strategis pusat Jakarta.

Beberapa lokasi yang dapat dimanfaatkan antara lain:

  • Wisma Nusantara
  • Plaza Indonesia
  • Grand Indonesia
  • Kawasan Dukuh Atas
  • FX Sudirman
  • Gelora Bung Karno (GBK)
  • IRTI Monas

Keberadaan kantong parkir ini diharapkan memudahkan warga yang ingin melanjutkan perjalanan dengan transportasi umum atau berjalan kaki menuju area perayaan.

Rekayasa Lalu Lintas dan Jalur Alternatif

Dishub DKI Jakarta juga telah menyusun skema pengalihan arus lalu lintas bagi kendaraan yang melintas di luar area CFN.

Arus dari wilayah timur akan diarahkan menuju barat melalui Jalan Gatot Subroto. Sementara kendaraan dari selatan ke timur akan dialihkan lewat Jalan Tendean–MT Haryono.

Untuk kendaraan dari utara, seperti kawasan Gajah Mada–Hayam Wuruk, rute alternatif disiapkan melalui Jalan Juanda–Suryopranoto–Balikpapan–Tomang, lalu kembali ke Jalan S. Parman dan sekitarnya.

Adapun kawasan Bendungan Hilir akan diarahkan melalui JLNT Karet–Jalan Prof. Hamka–Kasablanka–Tebet–Kampung Melayu.

Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Warga

Penerapan Car Free Night dan rekayasa lalu lintas ini menjadi bagian dari upaya besar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan perayaan Tahun Baru 2026 berlangsung aman, tertib, dan nyaman.

Selain mengurangi kepadatan kendaraan, kebijakan ini juga mendukung kelancaran aktivitas publik di pusat kota.

Petugas kepolisian, Dishub, serta unsur terkait akan bersiaga penuh di lapangan.

Masyarakat diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah disediakan agar momen pergantian tahun dapat dinikmati dengan tenang dan menyenangkan.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk vote

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah suara:

Jadilah yang pertama memberi peringkat pada artikel ini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?