in

“Pernah Muda” Versi Deredia: Nostalgia 2000-an dengan Cita Rasa Retro 1950-an

Share

Trenwanita.com, Musik – Grup musik Deredia kembali hadir dengan karya terbaru berjudul “Pernah Muda”, sebuah single yang dirilis sebagai penanda perjalanan mereka selama sepuluh tahun di industri musik Indonesia.

Advertisements

Lagu ini tidak hanya hadir dalam bentuk digital, tetapi juga dilengkapi dengan video klip yang menampilkan karakter visual khas Deredia.

“Pernah Muda” Versi Deredia: Nostalgia 2000-an dengan Cita Rasa Retro 1950-an
“Pernah Muda” Versi Deredia

Eksplorasi Musik Retro yang Lebih Luas

Jika selama ini Deredia kerap tampil dengan sentuhan ragtime, swing, hingga polka, maka “Pernah Muda” menjadi kesempatan bagi mereka untuk menjelajahi warna musik retro dengan pendekatan yang lebih segar.

Lagu ciptaan Dewiq ini pernah populer di era 2000-an, dan kini diinterpretasikan kembali oleh Deredia dengan gaya yang lebih personal.

Alih-alih sekadar bernostalgia, mereka memandang lagu ini sebagai ruang eksperimen untuk menghadirkan sisi retro Indonesia yang tetap relevan bagi telinga generasi sekarang.

Tetap Membawa Identitas Musik 1950-an

“Memasuki usia Deredia satu dekade, kami ingin membawakan hal yang baru tanpa melepaskan inspirasi dasar kami yaitu musik era 1950-an,”

ungkap personel Deredia dalam keterangan resminya.

Misi ini menjadi benang merah yang terus mereka jaga dalam setiap karya, termasuk bagaimana mereka menerjemahkan rasa muda dan jatuh cinta dalam single terbaru ini.

Kolaborasi Perdana dengan Produser Irwan Simanjuntak

Untuk pertama kalinya, Deredia menggandeng produser senior Irwan Simanjuntak, atau yang akrab disapa Opung Irwan.

Sebelumnya, seluruh proses produksi musik mereka dilakukan secara internal oleh personel band sendiri.

Nama Irwan sudah tidak asing di industri musik ia pernah bekerja bersama Noah, Geisha, Glenn Fredly, Afgan, hingga Rio Febrian.

Kehadirannya membawa perspektif baru yang mendorong Deredia mengeksplorasi aransemen yang lebih luas namun tetap berkelas.

Proses rekaman hanya memakan waktu dua hari, tetapi menghasilkan komposisi yang matang dan kaya warna.

“Ini kali pertama produser Deredia bukan dari personel band kami sendiri.

Ini juga merupakan kali pertama Deredia merilis lagu aransemen ulang dari penyanyi papan atas di tahun 2000-an.

Biasanya Deredia menciptakan lagu sendiri atau membawakan lagu dari era 1950-an hingga 1960-an,”

tambah mereka.

Lagu Cinta yang Menjadi Refleksi Masa Muda

Secara tema, “Pernah Muda” mengangkat kisah cinta sederhana.

Namun di tangan Deredia, nuansa lagu ini berubah menjadi perjalanan emosional tentang memori masa muda tentang deg-degan, percaya diri, hingga rasa ragu yang pernah dirasakan semua orang.

Dengan aransemen yang tetap mempertahankan sentuhan klasik, Deredia berhasil menyampaikan pesan universal ini dengan cara yang lembut dan elegan.

Video Klip Berwarna dengan Nuansa Retro

Single ini juga hadir dalam bentuk visual lewat video klip besutan sutradara Dante Kidd.

Berlokasi di Hang Tuah S. Parman, suasana retro yang menjadi identitas Deredia tampak menonjol melalui warna, wardrobe, hingga pemilihan adegan.

Perjalanan Deredia di Musik Retro Indonesia

Deredia sudah lama dikenal sebagai salah satu band retro paling konsisten di Indonesia.

Sejak album debut mereka “Bunga & Miles” (2016) hingga “Bianglala” (2023), mereka tampil di panggung nasional hingga internasional, termasuk di Esplanade Singapura, Moon Cake Festival Hong Kong, Synchronize Fest, hingga Java Jazz Festival.

Setelah satu dekade, mereka tak hanya ingin dikenal sebagai band berlatar musik era 1950-an, tetapi juga kelompok yang berani berevolusi.

Menuju Mini Album Baru yang Lebih Eksperiensial

Deredia mengungkapkan bahwa mereka sedang menyiapkan beberapa lagu baru yang akan dirilis dalam bentuk mini album.

Karya tersebut akan menjadi lanjutan dari eksplorasi kreatif bersama para pencipta lagu dan produser top Indonesia.

Dengan kolaborasi segar ini, mereka berharap “Pernah Muda” bisa menjangkau pendengar lintas generasi sekaligus memperkuat posisi Deredia sebagai band retro Indonesia yang adaptif dan progresif.

Sudah Bisa Didengarkan Secara Digital

Saat ini, “Pernah Muda” telah tersedia di berbagai platform musik digital. Sementara video klipnya dapat ditonton melalui kanal YouTube resmi Deredia.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk vote

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah suara:

Jadilah yang pertama memberi peringkat pada artikel ini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?