in

Wali Rilis “Romantika Badar dan Uhud”, Lagu Religi Reflektif Sambut Ramadhan 2026

Share

Trenwanita.com, Musik – Ramadhan selalu menghadirkan ruang sunyi untuk bercermin.

Advertisements

Tahun ini, momen tersebut terasa semakin hangat dengan hadirnya karya terbaru dari Wali berjudul Romantika Badar dan Uhud.

Wali Rilis “Romantika Badar dan Uhud”, Lagu Religi Reflektif Sambut Ramadhan 2026
Wali Band

Lagu ini dijadwalkan rilis pada 13 Februari 2026 di bawah label Nagaswara, membawa pesan spiritual yang terasa relevan dengan dinamika kehidupan modern.

Bukan sekadar lagu religi musiman, karya yang ditulis oleh gitaris Wali, Apoy, ini merangkum perenungan tentang menang dan kalah dalam perspektif iman.

Dengan balutan pop Melayu warna musik yang sudah lekat dengan identitas mereka lagu ini mengalir lembut namun mengandung makna yang dalam.

Belajar dari Badar dan Uhud

Judulnya merujuk pada dua peristiwa besar dalam sejarah Islam.

Namun alih-alih mengisahkan ulang sejarah, liriknya menggunakan metafora tersebut untuk menyoroti sikap manusia hari ini.

“Di hari ini jika kau menang jangan jadi kesombongan…

Di hari ini jika kau kalah itu karena kelalaian.”

Kalimat sederhana itu terasa menohok. Ia seperti pengingat personal: kemenangan bukan alasan untuk tinggi hati, dan kegagalan bukan akhir dari segalanya melainkan ruang evaluasi diri.

Pesan ini terasa dekat dengan realitas perempuan masa kini yang akrab dengan target karier, peran keluarga, hingga pencapaian pribadi.

Di tengah ritme hidup yang cepat, refleksi semacam ini menjadi penting.

Soundtrack Ramadhan yang Lebih Intim

Wali tampaknya ingin menjadikan lagu ini sebagai teman perjalanan spiritual selama Ramadhan.

Unsur shalawat yang disisipkan memperkuat nuansa khusyuk, tanpa meninggalkan karakter pop yang mudah diterima berbagai kalangan.

Menariknya, kehadiran Wali di bulan suci tidak berhenti pada perilisan lagu. Para personel juga akan menyapa penonton lewat sinetron Amanah Wali yang tayang di RCTI.

Program tersebut rutin hadir di jam-jam krusial seperti menjelang berbuka dan sahur waktu di mana keluarga biasanya berkumpul dan suasana menjadi lebih hangat.

Kombinasi karya musik dan tayangan televisi ini memperlihatkan konsistensi Wali dalam membangun narasi Ramadhan yang menyentuh sisi emosional sekaligus spiritual.

Lebih dari Sekadar Lagu

Romantika Badar dan Uhud bukan hanya ajakan untuk mendengarkan, tetapi juga untuk merasakan.

Lagu ini seperti mengingatkan bahwa hasil akhir hidup apa pun bentuknya berada dalam kehendak Sang Pencipta.

Tugas manusia adalah berikhtiar, menjaga konsistensi ibadah, dan tetap rendah hati.

Bagi yang ingin ikut menyebarkan energi positifnya, lagu ini tersedia di berbagai platform streaming musik resmi.

Wali juga mengajak pendengar menggunakan audio resminya untuk konten kreatif di TikTok, Instagram Reels, maupun YouTube Shorts, lengkap dengan tagar #RomantikaBadarDanUhud dan #WaliBand.

Di tengah hiruk-pikuk dunia digital, mungkin inilah saatnya menghadirkan konten yang tak hanya estetik, tetapi juga bermakna.

Ramadhan bukan tentang menjadi sempurna dalam sekejap. Ia tentang keberanian untuk terus memperbaiki diri hari demi hari.

Seberapa menarik artikel ini?

Klik bintang untuk vote

Penilaian rata-rata / 5. Jumlah suara:

Jadilah yang pertama memberi peringkat pada artikel ini.

Kami mohon maaf karena posting ini tidak berguna untuk Anda

Biarkan kami memperbaiki pos ini

Beri tahu kami bagaimana kami dapat memperbaiki pos ini?